Spread the love

Loading

klikbangsa.com Kabupaten Toba Di tengah tren urbanisasi dan anggapan bahwa bertani bukan pilihan anak muda, sebuah harapan baru tumbuh dari Desa Batu Nabolon, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba. Anak-anak muda di desa ini justru menantang stigma: baru lulus SMA, sudah berani ambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank untuk jadi petani.

Didukung dengan lahan yang luas dan tanah yang subur, semangat para pemuda ini membuka babak baru dunia pertanian di desa mereka.

Namun, semangat saja tak cukup. Ketua BPD Batu Nabolon, Gongga Pardede, menilai bahwa selama ini warga lebih banyak mengaku sebagai petani, tapi masih minim hasil. “Kita sebut bahwa kita bertani, nyatanya kita hanya bertani-tani. Serius, tapi sering gagal. Gagal hasil, gagal harga,” tegasnya saat membuka Pelatihan Pertanian Terpadu di kantor desa, Senin (22/9/2025).

Melihat hal itu, Desa Batu Nabolon pun berinisiatif mengalokasikan dana desa untuk menyelenggarakan pelatihan pertanian terpadu selama 6 hari penuh, dari tanggal 22 hingga 27 September 2025. Pelatihan ini tidak hanya teori, tapi juga praktek langsung di lapangan, dan diikuti oleh 30 peserta lebih dari separuhnya adalah anak muda.

Kepala Desa Batu Nabolon, Josari Simanjuntak, menyebut 98% warganya hidup dari pertanian. “Kalau begitu, pertanian harus benar-benar menjadi andalan. Setelah pelatihan ini, kami akan catat semua masalah pertanian di desa dan sampaikan langsung ke Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Langkah progresif desa ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, yang hadir membuka pelatihan. Ia memberikan apresiasi tinggi atas keberanian desa menginisiasi program ini secara mandiri.

“Kami bangga dan salut. Program seperti ini lebih cepat membawa kesejahteraan dibanding menunggu bantuan. Apalagi ini muncul dari inisiatif desa. Artinya, kalian sudah punya motivasi kuat untuk bertani,” ujar Audi.

Ia menambahkan, jika program ini berhasil, bukan tidak mungkin seluruh bantuan pertanian akan diarahkan ke Desa Batu Nabolon.

Pelatihan ini menggandeng Healthy Planet Indonesia sebagai mitra pelatih. Mereka tidak hanya memberikan teori tentang pertanian terpadu, tetapi juga langsung turun ke lapangan bersama peserta untuk praktek.

Langkah Desa Batu Nabolon bukan hanya soal bertani. Ini tentang mengubah pola pikir generasi muda. Dari malu jadi petani, menjadi bangga jadi petani mandiri.

Fridolin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *