Jumat, 01 Mei 2015 - 00:08:55 WIB
200 PENGHUNI KOST DI JOHAR BARU DI DATA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: JakartaNews - Dibaca: 693 kali

 

 
          Untuk mengantisipasi perbuatan asulisa di rumah kost, Pemkot Jakarta Pusat terus melakukan razia terhadap rumah kost yang diduga di jadikan tempat prostitusi. Kali ini razia rumah kos di lakukan di wilayah Kecamatan Johar Baru.
            Razia tersebut menurunkan 150 personil terdiri dari anggota satpol PP, TNI, Polisi serta SKPD terkait. Tim gabungan yang pimpin Camat Johar Baru, Ihsan Sururi dan Wakil Camat, Munjir.
            Dari hasil razia tersebut petugas gabungan Kecamatan Johar Baru berhasil menyita 200 KTP milik penghuni rumah Kost dan kemudian di data yang nantinya akan diberikan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS). Dalam Razia kali ini tidak ditemukan pasangan yang bukan suami istri.
            Razia terhadap rumah kost di pantau oleh Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara serta di hadiri para lurah se Kecamatan Johar Baru.
            Menurut Camat Johar Baru, Ihsan Razia terhadap rumah kos dilakukan di empat wilayah yaitu Kelurahan Johar Baru, Kampung Rawa, Galur dan Tanah Tinggi. Dari hasil razia tersebut pihaknya berhasil menyita  200 KTP penghuni kost baik yang ber KTP daerah maupun KTP DKI tetapi dari luar Jakarta Pusat untuk didata.
            Bagi penghuni rumah kost yang KTPnya di sita oleh petugas boleh mengambilnya di Kecamatan dan nantinya akan diberikan sosialisasi tentang aturan tinggal di rumah kos sekaligus dibuatkan SKDS, jelas Ihsan
            Ihsan menghimbau kepada pemilik rumah kos agar membuat tata tertib  bagi penghuni rumah kost, harus ada pengelola yang bertanggung jawab, membuat buku keluar/masuk penghuni kost, data indentitas penghuni kost, baku tamu dll, harus ada security, izin rumah kost, tamu yang datang kerumah kost wajib lapor RT/RW, jaga kebersihan, siapkan ruang tamu. Jangan terima tamu di dalam kamar ini sangat berbahaya, tegas Ihsan.
            Sedangkan bagi penghuni rumah kos diharapkan jika ada temannya yang datang sebagai tamu baik itu laki-laki maupun wanita harus mengisi buku tamu serta menyerahkan photo copy KTP, jangan menerima tamu di dalam kamar, jaga ketertiban lingkungan sekitar rumah kos, jangan menggunakan narkoba dan minuman keras, dilarang melakukan prostitusi di rumah kos, ujar Camat.
            Camat menambahkan bagi penghuni rumah kos yang tidak memiliki KTP setempat supaya membuat SKTT di kecamatan Johar Baru Cq Dukcapil Kec.Johar Baru. Selain itu juga penghuni rumah juga harus menyerahkan no telp/HP yang mudah di hubingi ini tujuan untuk menjega hal-hal yang tidak diinginkan, mengis formulir yang disiapkan pemilikm rumah kos serta menunjukan surat nikah bagi yang kost berpasangan,jelasnya (AD)
 
 
           

 





Berita Terkait
  • Belum Sanggup Menjalankan Tugas Lebih Baik Mengundurkan diri
  • WALIKOTA GERAM PARKIR TAMAN MENTENG DISEWAKAN BULANAN
  • CAMAT KEMAYORAN : USULAN WARGA SUPAYA DITERIMA DI DKI
  • MUSRENBANG JANGAN DIANGGAP TIDAK BERMUTU
  • Sidang Yustisi Warga dan PKL di Gelar di Kec Tanah Abang