Spread the love

Loading

Klikbangsa.com (Jakarta) – Ada apa dengan PT.DB, selaku rekanan kegiatan Perbaikan jalan di Lingkungan Kawasan Permukiman kumuh di Kelurahan Rawa Badak Utara. No.SPMK. 519/RR.01.01 tanggal 16 Mei 2024 ?

Diketahui, anggaran tersebut bersumber dari uang rakyat yang dibayar lewat pajak, hasil keringat Rakyat.

“Motto pajak, ” lunasi pajaknya, awasi penggunaannya”.

Pasalnya, aktivitas sub kegiatan.1.04.05.01.0002 penyediaan prasarana, sarana utilitas umum di Kelurahan Rawa Badak Utara. Diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun Bill of Quantity.

Sebelumnya sudah diberitakan di Klikbangsa.com. Rabu.(3/7/2024). Judul berita “Asal Jadi, Perbaikan Jalan dan Saluran di RBU Jakarta Utara.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Direktur PT.DB kebakaran jenggot.

“Bapak ajarin dulu saya yang tidak asal jadi,” ujar (JM), lewat pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp miliknya.Rabu (3/7/2024), tepat pukul 10.02 Wib.

Pantauan di beberapa titik lokasi kegiatan, tampak sejumlah pekerja tidak menggunakan safety atau perlindungan tenaga kerja.

Dugaan telah mengabaikan amanat UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012.

“Sebagian tidak menggunakan Alat pelindung Diri ( APD) saat berlangsung kegiatan”.

Tidak hanya itu, Pantauan dilokasi jalan Cibanteng raya, RT 01 Cibanteng 1 Rt 002/07, Cibanteng 2, Cibanteng 3 ,Cibanteng 4 dan Cibanteng 5.Khususnya dilingkup
RT 001, 002, 004,005 dan 006 hingga sampai ke pos RW 007 pelaksanaan dilapangan patut dipertanyakan.

Salah seorang warga mengatakan akibat pekerjaan tersebut sejumlah pipa PAM mengalami kerusakan, sehingga air tidak mengalir,” beber Tjipto (60), selaku warga Cibanteng 1 Rt 02/ RW 07.

Dirinya mendesak pelaksana PT.Dewimas Bahtera, untuk bekerja secara profesional,” bebernya.Kamis (11/07/2024).

Hal yang sama, H.Nardi selaku warga Cibanteng 1 RT 02/07, bahwa dengan adanya pekerjaan tersebut Air PAM tidak berfungsi dan
mati total,” ujarnya dengan geram.

Lebih lanjut H.Nardi mendesak unit terkait untuk segera memperbaiki sejumlah pipa yang putus akibat menggunakan Beco,” tukas H.Nardi kepada sejumlah awak media. Kamis(11/7/2024).

Ketua Harian LSM-Antara, Anton P angkat bicara, dan mempertanyakan pekerjaan di lapangan.

Dirinya menduga kualitas pekerjaan, baik dari segi harga maupun volumenya terindikasi terjadi pengurangan volume.

Saat berlangsung kegiatan dilapangan, tidak seorangpun konsultan pengawas kelihatan batang hidungnya, termasuk pengawasan dari Suku Dinas Perumahan Kota Administrasi Jakarta Utara.

Pakta integritas dan Peraturan Pemerintah No.94 Tahun 2021, tentang Displin Pegawaai Negeri Sipil, hanya “lip service”.

Dalam waktu dekat ini, akan bersurat ke Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, BPK- RI dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, terkait kegiatan PT.DB dibeberapa lokasi bahkan di Kabupaten Administrasi Pulau Seribu Tahun Anggaran 2021,” tegas Anton P. Kamis. (4/7/2024).

Diwaktu yang berbeda, Kepala SDPRKP Administrasi Jakarta Utara, Ir.Suharyanti. M.T, selalu tidak berada dikantornya diduga menghindar dari pertanyaan awak media.

Hal yang sama dengan Kepala Seksi Perencanaan dan Pengawasan Perumahan Kawasan Permukiman, juga selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).Ambia Aminulllah, tidak berhasil dikonfirmasi.

(Parulian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *