Kategori : Politik

Selasa, 25 Maret 2014 - 23:42:44 WIB
Anas mencla-mencle pengakuannya
KlikBangsa.com. Keterangan tersangka Anas Urbaningrum terkait dugaan penerimaan mobil Toyota Harrier, berbeda di depan penyidik dengan data yang ada. Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi SP berdasarkan pengakuan dari penyidik yang memeriksa Anas. "Ada beberapa keterangan saksi dan data yang ada di KPK berbeda dengan keterangan atau pengakuan Anas," ujar

Selasa, 25 Maret 2014 - 23:40:16 WIB
Rekaman KPK Identik dengan Suara Artha Meris
KlikBangsa.com – Kepala Tim Analis Forensik Digital Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri, Muhammad Nuh memastikan rekaman sadapan telepon yang dimiliki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) identik dengan suara asli Artha Meris Simbolon, Gerhard Rumeser, dan Deni Karmaina. Nuh dihadirkan jaksa penuntut umum KPK sebagai saksi ahli suara dalam sidang kasus dugaan suap di

Selasa, 25 Maret 2014 - 22:58:55 WIB
foto Ical-Marcella akan menurunkan elektabilitas
KlikBangsa.com SURABAYA – Derasnya arus informasi dan kecanggihan teknologi membuat masyarakat dengan cepat menerima informasi. Setelah ramai beredar video capres Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dengan artis cantik Marcella Zalianty, kini di Surabaya juga beredar foto Ical memeluk erat artis cantik tersebut. Selain beredar disejumlah situs jejaring sosial baik

Selasa, 25 Maret 2014 - 22:55:23 WIB
Indonesia Butuh Capres Tegas
KlikBangsa.com - Menjelang waktu pemilu yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, semakin banyak persepsi dari masyarakat mengenai kriteria calon presiden yang akan dipilihnya. Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan, publik masih lebih tertarik terhadap kandidat capres yang mempunyai sikap santun dan merakyat, bahkan

Selasa, 25 Maret 2014 - 15:22:03 WIB
Tiga Skenario Politik pada Pilpres 2014
Klikbangsa.com, JAKARTA - Pemilu Legislatif 9 April 2014 tinggal hitungan hari. Setelah itu partai politik (Parpol) akan melihat seperti apa perolehan suara partai atau kursi yang diperoleh di Parlemen. Jika memenuhi syarat minimal memperoleh 20 persen kursi di DPR dan 25 persen perolehan suara partai untuk mengajukan calon Presiden (Capres) maka Parpol tidak perlu lagi berkoalisi

Hal: << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>