![]()
Jakarta – Koordinator Jaga Kota, Asep Firmansyah, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap informasi dan temuan lapangan yang menunjukkan adanya aktivitas di luar jam kerja di lingkungan Dinas Sosial DKI Jakarta, yang diduga melibatkan pejabat tinggi dinas, termasuk Kepala Dinas Sosial.
“Berdasarkan pemantauan jaringan warga, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta masih sering beraktivitas di luar jam kerja, bahkan kerap terlihat menginap di kantor. Lebih mengkhawatirkan lagi, aktivitas tersebut kerap berlangsung hingga dini hari dan melibatkan mantan pejabat serta pihak rekanan tertentu,” ungkap Asep Firmansyah.
Menurut Asep, perilaku semacam ini menimbulkan tanda tanya besar terkait etika, disiplin, dan integritas pejabat publik, terlebih jika dilakukan di fasilitas negara. “Kami tidak ingin menuduh, namun kegiatan semacam itu membuka ruang bagi dugaan serius — mulai dari penyalahgunaan wewenang, pelanggaran norma susila, hingga kemungkinan aktivitas yang melibatkan zat terlarang. Gubernur DKI Jakarta harus segera mengambil tindakan tegas,” tegasnya.
Jaga Kota meminta Gubernur DKI Jakarta untuk segera memberikan teguran dan melakukan investigasi menyeluruh, baik terhadap Kepala Dinas Sosial maupun pihak-pihak lain yang terlibat. “Transparansi dan keteladanan pejabat publik adalah fondasi kepercayaan warga. Jangan sampai kantor pemerintahan berubah fungsi menjadi tempat aktivitas pribadi yang mencoreng nama baik Pemprov DKI,” tambahnya.
Asep menegaskan bahwa Jaga Kota akan terus mengawasi dan melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan fasilitas publik dan jabatan. “Warga Jakarta berhak atas pemerintahan yang bersih, beretika, dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Saat di Konfirmasi Via WhatsApp sampai berita ditayangkan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta belum memberikan tanggapan.(Frs)
