![]()

Klikbangsa.com-Kabupaten Toba. Pemerintah Kabupaten Toba kian serius menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Komitmen itu ditegaskan melalui Sosialisasi Manajemen Talenta ASN yang dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Universitas Prima Indonesia, Senin 9-10-2025
Kegiatan yang digelar di aula kantor pemerintah daerah tersebut diikuti para pimpinan OPD serta ASN di lingkungan Pemkab Toba. Sejak awal acara, suasana terlihat khidmat namun penuh antusias.
Dalam sambutan Effendi Sintong P. Napitupulu yang dibacakan oleh Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus, ditegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur merupakan pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, cepat, dan responsif.
“ASN dituntut terus mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, serta menjaga integritas dan akhlak. Inilah kunci untuk mewujudkan Toba Mantap 2029—maju daerahnya, sejahtera rakyatnya, dan berkelanjutan pembangunannya,” demikian pesan Bupati.
Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Medan, Dr. Janry H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si.,, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa manajemen talenta ASN merupakan fondasi penting dalam pengelolaan aparatur berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi.
Menurutnya, manajemen talenta bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kapasitas dan keahliannya. Dengan sistem ini, pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang adaptif, profesional, dan berintegritas.
Momentum penting kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan PKS antara Pemkab Toba dan Universitas Prima Indonesia. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan pendidikan, penelitian, serta pengembangan kualitas ASN di Kabupaten Toba.
Penandatanganan PKS ini menjadi simbol sinergi strategis antara pemerintah daerah, dunia akademik, dan lembaga kepegawaian negara. Sebuah langkah konkret menuju reformasi birokrasi yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Elvida MS
