Spread the love

Loading

Klikbangsa.com-Jakarta. Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani memimpin Apel Integritas Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTEL), Rabu (18/2/2026), di Aula Lantai 22 Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Kegiatan yang dihadiri para pejabat eselon II, III, dan IV tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembenahan internal sekaligus menyempurnakan capaian reformasi birokrasi yang telah diraih sepanjang tahun 2025.

Dalam amanatnya, Jamintel menegaskan bahwa Apel Integritas tidak boleh dipandang sekadar kegiatan seremonial seperti penandatanganan Pakta Integritas, komitmen bersama, maupun penetapan agen perubahan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan instruksi nyata agar seluruh pegawai membudayakan nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Budaya integritas harus hidup dalam keseharian kerja, sehingga birokrasi berjalan efisien, bebas korupsi, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan,” tegasnya.

Jamintel menyoroti dua poin utama yang harus diimplementasikan seluruh jajaran, yakni menjaga integritas serta mengedepankan prinsip pelayanan. Ia mengingatkan bahwa capaian Kejaksaan dalam penegakan hukum dan dukungan terhadap program prioritas pemerintah ASTA CITA harus terus dipertahankan dan diperkuat.

Menurutnya, integritas dapat dibangun dari langkah sederhana, seperti mendahulukan kewajiban dibandingkan hak, bekerja tepat waktu, serta saling mengingatkan antarpegawai untuk menjauhi perilaku yang merusak citra institusi.

Meski bidang intelijen tidak memberikan layanan publik secara langsung seperti instansi kependudukan atau perpajakan, Jamintel menekankan bahwa orientasi pelayanan tetap menjadi misi utama dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi Penyelidikan, Pengamanan, dan Penggalangan (LIDPAMGAL) guna memastikan kelancaran tugas berbagai bidang di Kejaksaan, mulai dari Pembinaan, Pidana Umum, Pidana Khusus, Pidana Militer, Perdata dan Tata Usaha Negara, hingga Pemulihan Aset dan Pengawasan.

Sebagai output nyata, Jamintel mendorong peningkatan kualitas hasil Perkiraan Keadaan (KIRKA) yang menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan di unit kerja lain.

“Hasil KIRKA sangat krusial karena memuat analisis menyeluruh yang hanya dapat dilakukan intelijen, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan efektif tanpa hambatan,” ujarnya.

Mengakhiri arahannya, Jamintel mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan, menjaga integritas institusi, serta tetap menumbuhkan semangat dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas negara.

Fridolin MH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *