![]()
Klikbangsa.com-Kabupaten Toba. Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terkait penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba. Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Wabup Toba meminta BKPSDM Kabupaten Toba agar lebih aktif melakukan sosialisasi terkait mekanisme penilaian SKP, sehingga baik pejabat penilai maupun ASN yang dinilai memiliki pemahaman yang sama.
“BKPSDM harus menyosialisasikan penilaian SKP ini sehingga sama-sama memahami antara penilai dan yang dinilai. Kalau tidak dipahami, penilaiannya bisa menjadi salah,” tegas Audi Murphy.
Ia menjelaskan, sistem penilaian kinerja ASN telah diatur secara rinci dalam PermenPAN RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap aturan tersebut akan meminimalisir munculnya protes atau ketidakpuasan ASN terhadap hasil penilaian atasan.
Belakangan ini, kata dia, terdapat sejumlah reaksi dari ASN yang merasa keberatan atas nilai SKP yang diberikan. Karena itu, evaluasi dan penyamaan persepsi dinilai menjadi langkah penting agar sistem penilaian berjalan objektif dan profesional.
Audi Murphy juga menekankan bahwa penilaian SKP harus mengacu pada Perjanjian Kinerja (PK) yang telah ditetapkan di masing-masing perangkat daerah. Tugas kepala dinas, lanjutnya, harus dibagi secara jelas kepada pejabat eselon di bawahnya sehingga target kerja dapat terukur.
“Sekarang ASN lebih bertanggung jawab dengan adanya sasaran kinerja. Letakkan di atas mejamu itu sasaran kinerja, supaya setiap ASN tahu apa yang harus dikerjakan sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Toba turut menyampaikan bahwa Bupati Effendi Sintong P. Napitupulu tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas luar daerah terkait pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Selain membahas disiplin dan kinerja ASN, Audi Murphy juga menyoroti penataan pedagang di sekitar Pasar Balige. Ia mengatakan, beberapa hari terakhir Pemkab Toba bersama tim terkait telah melakukan penertiban pedagang yang berjualan di luar area pasar agar masuk ke lapak resmi di dalam pasar.
Wabup mengajak seluruh ASN beserta keluarga untuk mendukung langkah penertiban tersebut dengan berbelanja di dalam Pasar Balige.“Mari kita belanja kepada pedagang yang di dalam pasar,” ajaknya.
Menurutnya, penataan ini bukan hanya untuk menciptakan keteraturan dan penegakan aturan berdagang, tetapi juga bertujuan meningkatkan pendapatan para pedagang yang berada di dalam pasar resmi.
Elvida MS
