Spread the love

Loading

Klikbangsa.com (TNI Angkatan Laut, Tanjungpinang) – Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Midiyato Suratani konsisten mengudara melalui siaran Produa Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang dalam program acara Evening Talk Seputar Bibir Sumbing, Kelainan Celah Bibir, Gusi dan Langit-Langit, menghadirkan narasumber dokter spesialis bedah plastik Kapten Laut (K) dr. Abraham, Sp.BP., bertempat di Studio RRI Jl. Ahmad Yani Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Senin (13/02/2023)

Pada siaran yang dikemas dengan bincang santai tersebut juga diberikan kesempatan kepada pendengar untuk berinteraksi dengan mengajukan pertanyaan kepada narasumber melalui Line WhatsApp dan YouTube yang live streaming dan akan dijawab langsung oleh narasumber.

Dalam materi yang disampaikan dr. Abraham tersebut menjelaskan celah bibir atau sumbing merupakan kondisi cacat bawaan sejak lahir akibat jaringan rahang dan hidung yang tidak menyatu secara sempurna, sumbing dapat terjadi pada bibir, langit-langit mulut (palatum), ataupun pada keduanya, sebagian kasus kelainan bibir sumbing (celah bibir dan/atau celah langit-langit) dapat dideteksi sejak dalam kandungan melalui pemeriksaan USG, namun dapat secara pasti dilihat saat bayi telah lahir, oleh karena itu orang tua perlu mengetahui penyakit ini lebih lanjut.

“Bibir sumbing (celah bibir atau celah langit-langit) sampai saat ini belum diketahui faktor penyebab secara pasti, namun terdapat beberapa faktor resiko yang menyebabkan kelainan tersebut diantaranya faktor keturunan baik secara vertikal maupun horizontal, faktor penyakit yaitu terdapat beberapa penyakit maupun virus yang diderita saat bayi masih dalam kandungan yang dapat menimbulkan resiko bayi menderita bibir sumbing, faktor gizi ibu hamil yang tidak terpenuhi nutrisi terutama asam folat, faktor lokasi dan lingkungan ibu selama hamil yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi secara umum, seperti asap rokok, kebersihan lingkungan dan lainnya”, jelas dr. Abraham.

Lebih lanjut dr. Abraham menyampaikan bahwa bibir sumbing tidak dapat dicegah, namun orang tua dapat mengurangi faktor-faktor resiko di atas, oleh karena itu penting bagi orang tua untuk memastikan lingkungan, kesehatan ibu serta nutrisi bayi terpenuhi.

“Berkonsultasi dengan dokter sedini mungkin merupakan langkah paling utama setelah bayi terdeteksi memiliki bibir sumbing, hal ini penting dilakukan agar orang tua mengerti langkah-langkah bagaimana menangani bayi serta penanganan lanjutan bagi bayi dengan bibir sumbing dan tindakan operasi sesuai dengan tahap perkembangannya”, tegas dr. Abraham.

Sementara itu Karumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang Kolonel Laut (K) dr. Edwin M Kamil, Sp.B., menyampaikan bahwa dengan adanya edukasi kesehatan yang disampaikan secara On Air tersebut akan dapat mampu memberikan informasi yang penting terutama mengenai masalah kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat melalui siaran Produa.

“Semoga dengan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Rumkital Dr. Midiyato Suratani dan RRI Tanjungpinang tersebut dapat berguna dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau”, pungkas Kolonel Laut (K) dr. Edwin M Kamil, Sp.B. (HUMAS MDT)

(M.NUR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *