Spread the love

Loading

Klikbangsa.com-Jakarta. Sejumlah kalangan menyoroti kegiatan yang di anggarkan Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur.Diduga sarat dengan pengurangan volume hingga terindikasi terjadi kerugian Negara.

Diketahui, proyek Pemeliharaan Bangunan Gedung Lokasi Binaan Wilayah 2 Kel. Makasar dikerjakan oleh PT. Bina Karya Sejati. Nilai kontrak Rp. 2.120.693.051,00 dari total Pagu Kompotisi Rp. 2.644.308.113,11.

Pasalnya, kegiatan yang menggunakan uang rakyat diduga sarat dengan penyimpangan hingga dugaan pengurangan volume, akibatnya terindikasi terjadi kerugian Negara atas kegiatan yang nota bene di pihak ketigakan. (PT.BKS).

Ketua Umum Perkumpulan Lembaga Swadaya Masyarakat Suara Pemuda Indonesia (LSM-SPI), Torang Panggabean, angkat bicara, “ sejumlah item pekerjaan dalam Proyek Pemeliharaan Bangunan Gedung Lokasi Binaan Wilayah 2 Kelurahan Makasar, Jakarta Timur diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis hingga dugaan pengurangan volume.

Tidak hanya itu, Torang mengatakan,“berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya di lapangan, ditemukan sejumlah pekerjaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Pakta dilapangan, diduga sejumlah item tidak dilaksanakan dilapangan, indikasi indikasi tersebut terdapat pada item berapa komponen proyek,” beber Torang kepada sejumlah awak media di Lingkup Walikota Jakarta Utara.

Dikatakan,“beberapa item seperti pekerjaan persiapan. Antara Lain :
1. pembuatan gudang material & peralatan uk. 5,00 x 3,00 m 15,00 M2 dengan nilai rupiahnya,mencapai Rp.21.461.325,00
2. Belum lagi dengan pekerjaan pagar 1m, untuk pemasangan seng gelombang dengan menggunakanrangka kayu tinggi 2 meter 53,35 m dengan nilai mencapai Rp.13.135.730,30, itu juga tidak dilaksanakan, padahal anggarannya tersedia.

3. Pembongkaran Lantai Keramik Retak/Rusak Pasar Depan dan Pasar Belakang 500,00 M2 Rp.22.820.500,00
4. Pemasangan 1 m² Talang Datar/Jurai Seng BJLS 28 Lebar 90 cm 93,00 Meter Rp.35.848.338,00 ujar Torang
5. Pipa Air Hujan Vertikal PVC AW 4 inch 96,00 Meter Rp.24.717.120,00, tidak dilaksanakan.
Lebih lanjut dikatakan, “meskipun proyek tersebut telah dilakukan serah terima pekerjaan, kondisi di lapangan menunjukkan masih adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal,” tegasnya.
Dikatakan, “Jika item pekerjaan tersebut tidak terpasang, bagaimana bisa dilakukan serah terima pekerjaan 100 persen. Berdasarkan gambar perencanaan, seharusnya lantai keramik di pasar basah 500 m². Akan tetapi, pada kenyataannya masih ditemukan beberapa kios yang tidak terpasang keramiknya,” pungkas Torang.

Dalam waktu dekat ini pihaknya/LSM-SPI akan menyurati Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Dhani Sukma.

Sebelumnya, telah melayangkan surat resmi kepada Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk meminta penjelasan terkait penggunaan anggaran proyek tersebut, kami mempertanyakan sejumlah temuan kejanggalan pada Proyek Pemeliharaan Bangunan Gedung Lokasi Binaan Wilayah 2 Kelurahan Makasar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur, belum menanggapinya.

Hal yang sama dengan kontraktor pelaksana PT. Bina Karya Sejati, belum berhasil dikonfirmasi.

(Parulian )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *