![]()
Klikbangsa.com Kabupaten Toba – Sebanyak 120 siswa-siswi Yayasan Tunas Bangsa (TB) Soposurung SMAN 2 Balige resmi dikukuhkan sebagai Angkatan XXXVI (TB36) Tahun Ajaran 2025/2026, dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Halaman Museum TB Center, Desa Pagarbatu, Balige, Sabtu (5/7/2025).
Acara ini menjadi momen penuh haru dan kebanggaan, bukan hanya bagi para siswa dan orang tua, tetapi juga bagi Kabupaten Toba. Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, hadir langsung sebagai Inspektur Upacara dan secara simbolis menyematkan almamater kepada siswa-siswi dari Kabupaten Toba sebagai tanda pengukuhan.
“Anak-anakku adalah yang terbaik. Kalian telah melewati proses seleksi yang tidak mudah. Kini saatnya melangkah, mengukir prestasi, dan menjadi kebanggaan daerah,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Kepada para siswa asal Toba, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi nama daerah dan membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Toba memiliki kualitas, daya saing, serta akhlak yang unggul. Ia menegaskan bahwa kesuksesan ada di depan mata, dan harus diraih dengan kerja keras serta karakter yang kuat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi keberadaan dua SMA unggulan di Kabupaten Toba, yakni Yayasan TB Soposurung – SMAN 2 Balige dan SMA Unggul DEL di Laguboti. Ia menyebut Yayasan TB Soposurung sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di tingkat nasional, yang sejak berdiri tahun 1992 telah memberi kontribusi besar bagi pendidikan putra-putri Bonapasogit.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Yayasan Tunas Bangsa Soposurung atas dedikasinya selama lebih dari 30 tahun dalam membina generasi muda Toba yang berkarakter dan berintegritas,” ucapnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemkab Toba di bidang pendidikan, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan beasiswa penuh untuk siswa-siswi dari keluarga kurang mampu, termasuk 7 beasiswa full untuk tahun ini: 1 untuk siswa Yayasan TB Soposurung dan 6 lainnya untuk siswa SMA Unggul DEL.
Peserta dari Seluruh Indonesia
Menariknya, siswa-siswi TB36 berasal dari berbagai penjuru Indonesia. Dari Kota Medan (27 orang), Toba (14), Taput (10), Humbahas (11), Dairi (10), Deli Serdang dan Tebing Tinggi (9), Pematang Siantar dan Batam-Rokan Hilir (7), Samosir, Karo, dan Simalungun (6), serta sejumlah daerah lainnya seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, hingga Serang dan Sukoharjo.
Keberagaman ini mencerminkan semangat inklusivitas dan kualitas seleksi Yayasan TB Soposurung yang selalu menjadi dambaan para pelajar dari berbagai latar belakang.
Acara pengukuhan ini bukan hanya seremoni biasa, tetapi juga penanda awal perjalanan panjang dan penuh harapan bagi generasi muda unggul dari Toba dan seluruh Indonesia. Mereka adalah harapan masa depan yang akan membawa nama baik daerah, bangsa, dan negara ke jenjang yang lebih tinggi.
Elvida MS
