![]()
Klikbangsa.com-Kabupaten Toba. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Program Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk). Kali ini, ratusan warga memadati Kantor Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Senin (25/5/2026), untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Sejak pagi hingga sore hari, antrean warga terus berdatangan. Petugas Disdukcapil yang turun langsung dari Balige bahkan nyaris tidak memiliki waktu istirahat karena tingginya antusiasme masyarakat.
“Mangido tolong majo Inang, molo nga sae mangan pintor karejoi hamu majo muse,” ujar salah seorang warga kepada petugas usai makan siang, yang berarti meminta pelayanan kembali dilanjutkan secepatnya setelah istirahat.
Tingginya kebutuhan warga terhadap layanan administrasi kependudukan membuat suasana pelayanan berlangsung penuh semangat. Bahkan saat listrik di desa sempat padam menjelang sore, pelayanan tidak langsung berhenti. Pemerintah desa bergerak cepat menyediakan genset agar proses tetap berjalan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Toba, Hendra Butarbutar, memastikan seluruh warga tetap dilayani meski jam kerja telah berakhir.“Tenang Bapak-Ibu, kami sudah sampai di sini. Jauh-jauh kami dari Balige, enggak mungkin kami pulang kalau masih ada warga yang belum dilayani meski sudah di luar jam kerja. Sampai jelang malam pun kami siap,” katanya.
Pelayanan di Desa Meranti Timur berlangsung hingga lewat pukul 18.00 WIB. Adapun layanan yang diberikan meliputi perekaman KTP elektronik sebanyak 23 orang, cetak KTP 49 orang, aktivasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) 17 orang, pengurusan akta lahir 52 berkas, kartu keluarga 52 berkas, KIA (Kartu Identitas Anak) 28 orang, akta kawin 9 berkas, akta kematian 4 berkas, serta surat pindah sebanyak 5 berkas.
Program Jemput Bola ini disebut menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari ibu kota kabupaten. Selain Kecamatan Pintu Pohan Meranti, layanan serupa sebelumnya juga telah digelar di Kecamatan Uluan, Ajibata, dan Silaen.
Hendra Butarbutar menjelaskan, program tersebut akan terus berlanjut hingga Juli mendatang berdasarkan permohonan dari masing-masing kecamatan.
“Yang sudah selesai Kecamatan Uluan, Kecamatan Ajibata, Kecamatan Pintu Pohan Meranti dan Kecamatan Silaen. Sementara yang sudah terjadwal berikutnya Kecamatan Porsea, Kecamatan Lumban Julu dan Kecamatan Habinsaran,” jelasnya.
Program jemput bola ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang kesulitan menjangkau kantor pelayanan administrasi kependudukan di Balige.
Elvida
