![]()
klikbangsa.com Medan – Kabupaten Toba sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung dalam pagelaran Malam Kesenian Kabupaten Toba pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 yang digelar di Kompleks Tapian Daya, Medan, Sabtu (25/7/2026).
Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni dan budaya yang memikat, Kabupaten Toba juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan potensi investasi, pariwisata, serta produk unggulan daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Toba.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi para investor yang ingin mengembangkan usaha di wilayahnya.

“Kami bersama Forkopimda Kabupaten Toba siap memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun yang ingin berinvestasi maupun berwisata ke Kabupaten Toba. Bahkan kami telah memiliki Peraturan Daerah tentang kemudahan investasi dan pemberian insentif bagi para pelaku usaha. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Audi Murphy.
Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Toba dalam PRSU 2026 bukan sekadar menghadirkan hiburan budaya, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas maupun calon investor.
Di Paviliun Kabupaten Toba, pengunjung dapat melihat beragam produk unggulan mulai dari hasil pertanian, produk UMKM, hingga karya ekonomi kreatif yang dipamerkan sejak pembukaan hingga penutupan PRSU.
Selain itu, berbagai peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Toba juga diperkenalkan kepada masyarakat, termasuk mengajak putra-putri asal Toba yang telah sukses di berbagai daerah untuk ikut berkontribusi membangun kampung halaman.
“Kami mengundang putra-putri terbaik Bonapasogit yang telah berhasil di Sumatera Utara maupun di seluruh Indonesia untuk kembali berinvestasi di Kabupaten Toba. Bersama-sama kita membangun daerah agar semakin maju,” katanya.
Tak hanya sektor investasi, kekayaan kuliner khas Toba juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung disuguhkan makanan tradisional seperti Mi Gomak dan Hare, kuliner legendaris yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Hare sendiri merupakan hidangan khas yang diracik dari tujuh jenis tumbuhan pilihan dengan cita rasa autentik, sementara Mi Gomak dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Batak yang selalu diminati wisatawan.
“Kami mengajak masyarakat untuk datang ke Paviliun Kabupaten Toba dan menikmati produk-produk unggulan yang kami tampilkan. Jika ingin melihat lebih banyak lagi, tentu kami mengundang semuanya datang langsung ke Kabupaten Toba,” ujar Audi Murphy.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Toba tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para perantau yang memiliki kepedulian terhadap tanah kelahirannya.
Malam Kesenian Kabupaten Toba turut dihadiri Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., Kajari Toba Muslih, S.H., M.H., Sekda Toba Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli TP PKK Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Melalui perpaduan seni budaya, promosi wisata, kuliner, dan investasi, Kabupaten Toba menunjukkan keseriusannya membangun citra sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Utara yang kaya budaya, ramah investasi, dan memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang.
Elvida M
