Spread the love

Loading

Klikbangsa.com (Jakarta) – Masjid Raya Pondok Indah mempunyai program khusus dan unik untuk memakmurkan masjidnya, yaitu dengan program pejuang subuh cilik dimana anak-anak belia kebanyakan TK SD SMP dihadirkan ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Jumat (05/05/2023)

Mereka dilatih untuk siap menghadapi masyarakat umum, dengan cara mencintai masjid dengan pusat pelatihan di Masjid Raya Pondok Indah.
Masjid ini merupakan masjid yang sangat ramah untuk anak-anak, sehingga anak-anak nyaman untuk melaksanakan ibadah baik di ruang utama masjid di selasar maupun di halaman parkir.

Ada sekitar 60 anak-anak yang biasa hadir di Masjid Raya Pondok Indah, mereka hadir ke masjid untuk shalat subuh yang datang dini hari menggunakan sepeda.
Komunitas pejuang subuh cilik memiliki 40 sepeda sumbangan jama’ah baik sepeda baru maupun lama yang masih layak pakai. Sepeda ini dipinjamkan kepada anak-anak siapa yang mau melaksanakan salat subuh berjamaah.

Ketertarikan anak-anak di Masjid antara lain adalah adanya berenang gratis, sarapan dan makan bakso gratis, jalan-jalan keliling kota naik busway juta MRT. Olahraga lainnya yang gratis juga adalah panahan.
Dengan program ini Masjid Raya Pondok Indah diramaikan oleh anak-anak pejuang subuh cilik, program ini sudah berlangsung kurang lebih 4 tahun.

Setelah anak-anak biasa melakukan ibadah baik di rumah maupun di masjid pengurus pejuang subuh Masjid Raya Pondok Indah kemudian memberangkatkan mereka ke pesantren-pesantren, sekarang sudah ada 21 anak yang diberangkatkan ke pesantren di Jawa Barat Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pada hari Ahad tanggal 31 April 2023 di lepas kembali 7 orang anak ke pesantren untuk menuntut ilmu, jadi total ada 28 anak.

Acara pelepasan pejuang subuh cilik ke pesantren ini dihadiri oleh Bapak Adang Subagdja sebagai ketua Yayasan Pondok Mulia yang menaungi masjid raya Pondok Indah dan Pak Irwan sebagai ketua komunitas pejuang subuh Masjid Raya Pondok Indah
Pengelola anak-anak pejuang subuh cilik ini adalah sepasang suami istri yaitu Pak Yayat Hidayat dan ibu Yulia. Mereka sudah punya 60 anak yang mulai terbiasa mencintai masjid dan kita berharap bisa mengirimkan lebih banyak anak-anak yang mencintai masjid dan dikirim ke pesantren-pesantren.
Cita-citanya pengurus adalah setelah mereka di pesantren selama 6 sd 8 tahun sampai tingkat Sekolah Menengah Atas kemudian mereka melanjutkan sekolah S1 di manapun mereka suka termasuk di luar negeri.
Semoga menjadi anak-anak yang sholeh masa depan luar biasa dengan basic Quran dan hadis dan bisa menjadi apapun profesinya untuk kemaslahatan umat.

Masih banyak ratusan bahkan ribuan anak-anak di sekitar kita yang perlu kita bina melalui program mencintai masjid kemudian melanjutkan kependidikan di pesantren dan jenjang S1 kemanapun mereka berminat.
Pengurus sangat membuka lebar kepada masyarakat yang mau ikut mendukung dalam bentuk apapun termasuk doa untuk anak-anak dan kita semua.
Insya Allah ini akan berbalas pahala tanpa batas waktu dan berbalas surga yang abadi lebih lama dari selamanya.

Semoga pejuang subuh cilik bisa memakmurkan masjid bahkan nantinya bisa dimakmurkan masjid.

Salam mencintai masjid dari pejuang subuh cilik.

(Didi Borbone)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *