Spread the love

Loading

Klikbangsa.com  Kabupaten Toba  – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menyerahkan BKB (Bina Keluarga Balita) Kit Stunting kepada 26 desa di Kabupaten Toba. Penyerahan dilakukan usai Sosialisasi Cegah Stunting dengan BKB Kit Stunting yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Laguboti, Senin (22/12/2026).

Kegiatan ini diikuti kader posyandu, camat, dan kepala desa. BKB Kit Stunting tersebut selanjutnya akan dikelola oleh pemerintah desa melalui TK/PAUD atau posyandu sebagai sarana edukasi dan stimulasi tumbuh kembang anak.

Dalam sosialisasi, DPPKB menghadirkan Tridarma Putra Simanjuntak mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Toba dengan materi Cegah Stunting dengan BKB Kit Stunting. Materi lainnya disampaikan Lambok Mauli Simanjuntak dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Toba mengenai Konsep Dasar Alat Permainan Edukatif. Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Toba, Juliwan Hutapea, menjelaskan fungsi serta cara penggunaan alat-alat bermain yang diserahkan.

Adapun BKB Kit Stunting yang diberikan meliputi alat permainan edukatif seperti APE motorik kasar, kubus susun edukasi, buku kain stimulasi, APE pesan kunci delapan fungsi keluarga, ular tangga, boneka pegangan bayi, puzzle anak, dan boneka peraga bayi. Selain itu, diserahkan pula alat pantau tumbuh kembang keluarga berupa kalender 1.000 HPK, kartu kembang anak, dan poster pintar, serta media penyuluhan seperti buku pengasuhan, modul BKB Holistik Integratif, leaflet rumah layak huni, dan poster pengasuhan anak.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, yang membuka acara mewakili Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, menekankan pentingnya kerja keras seluruh pihak dalam mencegah stunting, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Ia menegaskan bahwa stunting tidak dapat disembuhkan, namun bisa dicegah melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kepada para kepala desa, manfaatkan BKB Kit Stunting ini sebaik-baiknya. Jika belum memahami penggunaannya, silakan berkonsultasi dengan penyuluh KB atau petugas kesehatan di desa,” ujar Paber Napitupulu.

Elvida MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *