![]()
klikbangsa.com Jakarta Pusat – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat terus memperkuat peran lembaga kemasyarakatan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Sebanyak 200 peserta yang terdiri dari pengurus RT, RW, dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan yang digelar di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun. Dalam sambutannya, Eric menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga kemasyarakatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat wilayah.

Menurutnya, RT, RW, dan LMK memiliki peran yang sangat penting sebagai mitra pemerintah di tingkat kelurahan. Hal tersebut sejalan dengan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 yang menegaskan bahwa lembaga kemasyarakatan menjadi mitra lurah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keberadaan lembaga kemasyarakatan harus menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkontribusi, berinovasi, dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Eric.
Ia mengingatkan para peserta agar memahami tugas dan fungsi lembaga kemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah maupun organisasi masyarakat lainnya seperti PKK, Karang Taruna, hingga FKDM harus terus diperkuat agar setiap persoalan di lingkungan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Eric juga mengajak seluruh pengurus RT, RW, dan LMK menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, serta semangat kekeluargaan di tengah masyarakat. Ia menilai nilai-nilai tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang harmonis sekaligus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penanganan persoalan sampah.
“Bangun semangat gotong royong, saling membantu, menjaga kerukunan, serta dukung program pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah di lingkungan masing-masing,” pesannya.
Lebih lanjut, Eric menyebut keberhasilan lembaga kemasyarakatan dalam mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global dapat diukur melalui lima indikator utama, yakni meningkatnya kesadaran masyarakat, partisipasi warga, kualitas hidup masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, serta terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Plh Kepala Bagian Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Fachruddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang merupakan perwakilan RT, RW, dan LMK dari seluruh wilayah Jakarta Pusat.
Ia mengungkapkan, saat ini Jakarta Pusat memiliki 4.525 RT, 386 RW, dan 385 LMK yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat lingkungan.
“Dengan kegiatan ini diharapkan para peserta memperoleh bekal pengetahuan dan kemampuan yang semakin baik dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” kata Fachruddin.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat berharap seluruh lembaga kemasyarakatan semakin profesional, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, aman, dan nyaman.
Anelia MS
