Spread the love

Loading

Klikbangsa.com (Jakarta) – Sampai saat Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto termasuk Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Limbah B3 Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Ardiyanto, belum memberikan sikap terkait kebakaran di Kelurahan Papanggo (kolong Tol Ir.Wiyoto Wiyono Papanggo), di Jalan Warakas Gang 26 Rt 010 Rw 008. Rabu, (16/4/2025)

Pasalnya, terjadinya kebakaran tersebut diduga pemantiknya, diakibatkan tumpukan sampah diatas lahan ± 300 persegi yang awalnya dikarenakan salah seorang warga membakar sampah tersebut demikian menurut sumber informasi dan tidak disebut namanya.

Tidak hanya itu, kolong Tol Ir.Wiyoto Wiyono Papanggo justru menjadi tumpukan sampah diduga menjadi ajang pungli oleh oknum PJLP dan mantan Kasatpel LH Kecamatan Tanjung Priok. Jakarta Utara.

Pantauan Tim Klikbangsa.com dilokasi kebakaran, tumpukan sampah tersebut sudah lama ditumpuk di kolong Tol Ir.Wiyoto Wiyono Papanggo.Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Sebelumnya, sudah beberapa kali diberitakan terkait oknum PJLP dan Kasatpel LH Tanjung Priok, “pungli sampah jalan tol”.

Hanya saja, Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara diduga main mata dengan oknum PJLP dan Mantan Kasatpel LH Tanjung Priok. Hingga sekarang tidak jelas juntrungannya.
Sumber yang layak dipercaya, mengatakan bahwa oknum PJLP tersebut justru di pindah tugaskan ke Kecamatan Cilincing dan persisnya di Kelurahan Semper Barat,” ujar sumber.

Tidak hanya itu, mantan Kasatpel LH Tanjung Priok, inisial (LT) juga dipindahkan ke Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Diduga Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara sengaja melindungi kedua oknum tersebut. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan publik. “Ada apa dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara ?”

Ujang selaku Ketua Rw 08 angkat bicara, ”tumpukan sampah di kolong tol persisnya di Gang 26 Rt 010 Rw 008, seharusnya tanggung jawab PT. CMNP,” jelasnya.

Pasalnya kata Ujang, sejumlah warga menggunakan Gerobak sampah buang sampah dibawah kolong Tol tersebut, dikarenakan jika buang sampah di TPS Babah Alun para pekerja pemungut sampah gerobak dipungut biaya,” tukas Ujang.

Diwaktu yang berbeda, Direktur Pengawasan PT.CMNP, Yusdi saat dikonfirmasi terkait tumpukan sampah dikolong Tol Papanggo melalui aplikasi WhatsApp miliknya.

Menanggapi hal tersebut, “ mohon maaf sebelumnya, hari ini saya tidak masuk kerja dikarenakan lai sakit,” Dan apabila minta tanggapan, silakan hubungi ke Humas PT.CMNP, dan memberikan no Aplikasi WhatsApp milik Rido,” tutupnya. Selasa, (28/4/2025).

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto tidak memberikan tanggapan terkait kebakaran di kolong tol Kelurahan Papanggo.

Hal yang sama dengan Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Limbah B3 Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Ardiyanto, hanya menjawab, “monitor abangku,” jawabnya melalau Aplikasi WhatsApp miliknya. Senin,(21/4/2025).

(Parulian).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *