Spread the love

Loading

 

Klikbangsa.com Jakarta – Komitmen Indonesia dalam memperkuat pertahanan negara di tengah perubahan geopolitik global kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama jajaran Kementerian Pertahanan dan TNI di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat,

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyant, hadir bersama Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddi, serta para Kepala Staf Angkatan. Agenda rapat membahas secara mendalam kondisi geopolitik dan skema pertahanan nasional terkini.

Usai rapat, Menhan RI menegaskan kembali prinsip politik luar negeri Indonesia yang menganut asas bebas aktif. “Filosofi bernegara kita adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Indonesia selalu mengedepankan politik luar negeri bebas aktif,” ujarnya.

Sejalan dengan pernyataan Menhan, Panglima TNI menyampaikan bahwa diplomasi militer kini menjadi salah satu fokus utama dalam memperkuat strategi pertahanan. “Menghadapi dinamika geopolitik dan geostrategi saat ini, TNI secara aktif menjalin hubungan diplomatik tingkat tinggi dengan panglima tentara dari berbagai negara,” katanya.

Langkah ini, lanjut Panglima, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kerja sama strategis lintas negara serta memperkuat daya tangkal nasional terhadap potensi ancaman global.

Kehadiran pimpinan TNI dan Menhan RI dalam forum legislatif ini menunjukkan sinergi antarlembaga negara dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang adaptif, responsif, dan terbuka terhadap dinamika global.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi/Redaksi

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *