![]()
Klikbangsa.com (Kotabaru) – Dorong capaian pembangunan berkelanjutan (SDGs), PT. Sebuku Sejaka Coal (SSC) berikan pelatihan dan berikan modal usaha untuk UMKM di wilayah lingkar Tambang.
Ini merupakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun 2024 dalam bidang Program Permodalan dan Pelatihan UMKM, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pembangunan berkelanjutan diwilayah sekitar Tambang.
“Dalam hal ini PT. Sebuku Sejaka Coal (SSC) membina UMKM yang ada di Desa Bekambit dengan menggandeng Ibu Rumah Tangga dan kerjasama dengan Pemilik Usaha Abon Ikan Terkemuka di Kabupaten Kotabaru,”ujar Hilmy, CSR PT. SSC, Minggu (4/2/2024).
Melalui program ini, PT. Sebuku Sejaka Coal memberikan pelatihan serta permodalan kepada UMKM lokal yang memiliki potensi dan keseriusan dalam mengembangkan produk-produk yang memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal, seperti Ikan Gabus atau yang biasa dikenal dengan Iwak Haruan dari Desa Bekambit Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru.
“Kami melakukan program pelatihan dan permodalan UMKM ini secara berkesinambungan, dan dukungan yang diberikan PT, SSC untuk UMKM dengan harapan dapat secara langsung mendorong pertumbuhan UMKM khususnya yang berada di wilayah sekitar perusahaan,”ungkapnya.
Selain itu juga, tujuan dari program ini salah satunya adalah mendorong pemanfaatan potensi lokal agar bisa diolah dan dipasarkan secara lebih luas untuk menambah nilai dari produknya itu sendiri.
Lebih lanjut, selain untuk mendorong UMKM melalui program CSR, pihaknya turut bekerjasama dengan Dinas terkait yang ada di Kabupaten Kotabaru dalam hal pembinaan UMKM, yang tujuannya agar cakupan pemasaran produk UMKM ini dapat lebih luas dan hasilnya dirasakan secara langsung oleh pelaku UMKM.
Kata Hilmy, Program ini juga dilakukan untuk berperan secara aktif dalam mewujudkan SDGs (Sustainable Development Goals), karena UMKM memiliki kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kedepan, PT. SSC juga berkomitmen untuk membantu UMKM binaannya agar bisa menjadi UMKM yang Go-Digital yang mampu memanfaatkan sarana teknologi dan informasi untuk meningkatkan pemasaran dan branding produknya,”harapnya.
(Penulis; Herpani)
