Spread the love

Loading

klikbangsa.com Jakarta, 13 Januari 2025 – Keselamatan penerbangan selalu menjadi prioritas utama dalam industri aviasi. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, proses persiapan penerbangan atau pre-flight check menjadi langkah wajib yang dilakukan sebelum pesawat tinggal landas. Serangkaian prosedur ini dirancang untuk menjamin keselamatan dan keamanan seluruh penumpang serta awak pesawat.

 

Lion Group, sebagai salah satu maskapai terkemuka di Indonesia, menjalankan proses persiapan penerbangan melalui dua tahap utama: Persiapan di Flight Operations (FLOPS) dan Persiapan di Pesawat. Berikut ini adalah rincian langkah-langkahnya:

 

  1. Persiapan di Flight Operations (FLOPS)

Tahap ini berfokus pada kesiapan awak pesawat dan perencanaan penerbangan, meliputi:

  • Pemeriksaan Tekanan Darah

Awak pesawat menjalani pemeriksaan tekanan darah untuk memastikan kondisi kesehatan optimal. Tekanan darah yang tidak normal, seperti hipertensi atau hipotensi, dapat memengaruhi kemampuan pengambilan keputusan, terutama dalam situasi darurat.

  • Pemeriksaan Kadar Alkohol

Sesuai standar internasional dan regulasi penerbangan Indonesia, toleransi alkohol adalah nol. Pemeriksaan ini memastikan awak pesawat bebas dari pengaruh alkohol, yang dapat mengganggu koordinasi dan konsentrasi selama bertugas.

  • Briefing Awak Penerbangan

Tim penerbangan mendapatkan informasi penting terkait rute penerbangan, kondisi cuaca, situasi di bandara tujuan, dan potensi kendala yang mungkin terjadi selama penerbangan.

 

  • Pemeriksaan Dokumen

Kelengkapan dokumen seperti lisensi pilot, sertifikat kelaikudaraan pesawat, dan izin penerbangan diverifikasi untuk memastikan semuanya sesuai aturan.

 

  • Perencanaan Bahan Bakar dan Rencana Penerbangan

Perhitungan bahan bakar dan rencana penerbangan disusun dengan memperhitungkan faktor seperti jarak tempuh, kondisi cuaca, dan berat pesawat.

 

  • Penyusunan Loadsheet

Distribusi berat pesawat (penumpang, kargo, bahan bakar) dirancang untuk menjaga keseimbangan dan memastikan pesawat tidak kelebihan muatan.

 

  • Jika ada kru yang tidak memenuhi standar kesehatan atau persyaratan lain, mereka akan segera digantikan oleh crew stand by, yaitu awak pesawat cadangan yang telah siap siaga untuk bertugas.

 

  1. Persiapan di Pesawat

 

Tahap ini memastikan kondisi teknis pesawat layak untuk penerbangan, meliputi:

Inspeksi Visual Eksterior

Pilot dan teknisi memeriksa bagian luar pesawat untuk memastikan tidak ada kerusakan, kebocoran bahan bakar, atau masalah lainnya.

Pemeriksaan Kokpit

Pengaktifan listrik pesawat (power-up), pengujian sistem navigasi, komunikasi, dan kontrol penerbangan dilakukan sesuai daftar pengecekan (checklist).

 

Pemeriksaan Interior Kabin

Kelengkapan peralatan keselamatan seperti masker oksigen, pelampung, dan sabuk pengaman diperiksa untuk memastikan semuanya dalam kondisi siap pakai.

 

Pengecekan Final

Sebelum pesawat bergerak, dilakukan pengecekan akhir terkait berat pesawat, keseimbangan, dan penguncian pintu kabin.

 

Briefing Keselamatan Penerbangan

Penumpang diberikan panduan keselamatan, termasuk cara menggunakan sabuk pengaman, masker oksigen, serta jalur evakuasi darurat.

 

Komitmen Lion Group terhadap Keselamatan

Setiap tahapan persiapan ini dirancang untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan penerbangan. Lion Group berkomitmen penuh untuk memenuhi standar keselamatan tertinggi dalam setiap aspek operasionalnya.

 

Melalui prosedur yang ketat dan terstruktur, Lion Group memastikan pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh penumpang. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap maskapai ini terus terjaga.

 

Elvida M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *