Spread the love

Loading

 

Klikbangsa.com, BOGOR –  Aset publik yang seharusnya dimanfaatkan demi pelayanan masyarakat justru terbengkalai tanpa kepastian. Fenomena sepeda motor dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dibiarkan rusak dan berdebu kembali menjadi sorotan tajam.

Salah satu temuan di lapangan, sepeda motor Honda berplat merah F 3991 A terlihat dalam kondisi mengenaskan. Cat memudar, bodi berkarat, dan bahkan standar sampingnya  diganjal batu pemandangan yang memantik pertanyaan besar soal pengelolaan aset daerah.

“Ini bukan hal baru. Banyak motor dinas dari Honda, Yamaha, Suzuki di berbagai kantor kecamatan dan kelurahan dibiarkan begitu saja, tak terurus,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Lebih ironis lagi, saat dikonfirmasi, pihak dinas terkait justru menyebut kendaraan-kendaraan itu sedang menunggu proses lelang. Sayangnya, proses tersebut disebut-sebut bisa memakan waktu 10 hingga 15 tahun.

“Besinya keburu jadi fosil, itu mah,” celetuk warga lain dengan nada sinis.

Lebih memprihatinkan lagi, warga mengaku tak pernah melihat informasi resmi kapan dan bagaimana lelang itu dilaksanakan. Tidak ada pengumuman, tidak ada publikasi, seolah proses ini menjadi ‘urusan dalam’ yang tidak perlu diketahui publik.

“Katanya nunggu lelang, tapi siapa yang mengawasi? Jangan-jangan ini celah buat main-main anggaran. Aset rakyat kok seperti barang milik pribadi,” tambah warga tersebut dengan nada kecewa.

Fenomena ini dinilai sebagai cerminan buruk pengelolaan aset Pemkot Bogor. Di tengah kebutuhan fasilitas publik yang masih banyak kekurangan, justru ada kendaraan dinas yang berubah jadi besi tua, terbengkalai di halaman belakang kantor-kantor pemerintahan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemkot Bogor. Publik menunggu kejelasan, bukan sekadar alasan, melainkan transparansi dan pembenahan yang nyata.

HAJAT ASSET TERPELESET.

Iwan Gondrong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *