![]()
Klikbangsa.com Kabupaten Toba-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyalurkan bantuan sebanyak 34.475 kilogram benih padi varietas Mekongga kepada 93 kelompok tani dari 13 kecamatan di wilayah tersebut. Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, dalam sebuah seremoni yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Senin sore (6/10).
Benih padi yang dibagikan berasal dari APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2025, dan diproyeksikan dapat meningkatkan produksi padi lokal karena memiliki keunggulan tahan terhadap hama serta mampu beradaptasi di tengah anomali iklim.
“Varietas Mekongga ini memiliki usia panen 110–120 hari. Kami menganjurkan agar penanamannya menggunakan sistem jajar legowo agar hasilnya lebih optimal,” jelas Plt. Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, dalam keterangannya.
Bupati Tegaskan: “Bibit Jangan Dijual, Harus Ditanam!”
Dalam sambutannya, Bupati Effendi Sintong menekankan bahwa bantuan benih ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.
“Harapan saya, ini tidak hanya menjadi seremoni semata. Jangan coba-coba menjual bibit ini. Bibit ini harus ditanam dengan sistem jajar legowo agar hasil panennya maksimal,” tegas Bupati kepada para petani.
Tak hanya menyalurkan bantuan, Bupati juga membuka ruang dialog dengan para perwakilan kelompok tani. Ia meminta langsung 10 saran atau masukan dari para petani untuk menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran APBD 2026.
“Saya ingin dengar langsung dari Bapak-Ibu sekalian. Silakan ajukan masukan, agar anggaran tahun depan benar-benar menyentuh kebutuhan petani,” ucapnya.
Kesempatan itu dimanfaatkan para petani untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Beberapa di antaranya mengusulkan agar pembagian bibit dilakukan lebih awal di bulan Juli atau Agustus, penyemprotan massal hama secara terjadwal, pembangunan waduk, hingga permintaan alat berat untuk membuka lahan pertanian baru.
Seluruh masukan tersebut dicatat langsung oleh Bupati dan Plt. Kepala Dinas Pertanian untuk menjadi bahan evaluasi dan perencanaan di tahun mendatang.
Dengan langkah ini, Pemkab Toba menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan memberdayakan petani secara langsung melalui kebijakan yang berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Elvida.MS
