![]()

klikbangsa.com Kabupaten Toba – Irigasi Pea Hoda di Desa Nagatimbul, Kecamatan Bonatua Lunasi, jebol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada awal Desember 2025. Akibatnya, ratusan hektare persawahan di wilayah hilir terancam tidak dapat dikelola karena aliran air terputus total.
Menanggapi kondisi tersebut, Audi Murphy O. Sitorus turun langsung meninjau lokasi irigasi yang jebol pada Selasa (13/1/2026). Dalam peninjauan itu, Wabup Toba didampingi Judiman Silitonga serta Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR, Piter Pangaribuan.
Setibanya di lokasi, rombongan melihat langsung aliran air irigasi yang tidak lagi mengarah ke hilir, melainkan masuk ke persawahan warga di sekitar titik jebol. Kondisi ini menyebabkan pasokan air ke area persawahan lain terhenti.
“Untuk penanganan sementara, kita tutup dulu dengan tanah menggunakan karung. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan permanen,” ujar Piter Pangaribuan kepada Wakil Bupati.
Menindaklanjuti hal tersebut, Wabup Toba langsung menghubungi Kepala Bidang Peralatan Dinas PUTR agar segera menurunkan alat berat.
“Saya sudah menghubungi Kabid Peralatan. Besok alat berat diturunkan untuk mengumpulkan tanah ke lokasi ini. Kepala desa agar mengarahkan warga, terutama pemilik sawah, untuk bergotong royong mengisi karung dan melakukan perbaikan sementara,” kata Wabup, yang disambut persetujuan para petani setempat.
Usai meninjau Irigasi Pea Hoda, Wabup Toba juga mengecek kondisi Irigasi Sitamba di desa yang sama, yang diketahui mengalami kerusakan serupa. Untuk irigasi tersebut, Wabup kembali memerintahkan Dinas PUTR melakukan penanganan sementara sambil menunggu perbaikan lanjutan.
“Setelah alat selesai dari Irigasi Pea Hoda, bisa langsung diarahkan ke sini,” ujar Wabup, seraya mengajak masyarakat untuk kembali bergotong royong memperbaiki irigasi demi kelangsungan pertanian warga.
Elvida MS
