![]()

klikbangsa.com SAMARINDA – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menegaskan komitmen kuat Kejaksaan dalam penegakan hukum serta dukungan terhadap program prioritas nasional saat melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026).
Dalam pengarahan kepada seluruh jajaran Adhyaksa di wilayah hukum Kalimantan Timur, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja Kejati Kaltim yang dinilai berhasil meningkatkan citra Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang profesional dan terpercaya.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen Kejaksaan dalam mendukung agenda prioritas pemerintah periode 2024–2029, khususnya reformasi hukum dan pemberantasan korupsi sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pada aspek tata kelola organisasi, Jaksa Agung menyoroti capaian penyerapan anggaran Kejati Kalimantan Timur tahun 2025 yang mencapai 97,12 persen. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan merupakan fondasi utama dalam menjalankan organisasi secara optimal.
“Meski terdapat penyesuaian anggaran pada tahun 2026, setiap satuan kerja harus tetap menjaga kualitas realisasi anggaran dan mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak yang sebelumnya telah melampaui target,” tegasnya.
Dalam bidang penegakan hukum, Jaksa Agung memberikan perhatian khusus terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi. Hingga saat ini, Kejati Kalimantan Timur telah berhasil menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp18 miliar.
Ia menginstruksikan agar seluruh tunggakan perkara segera diselesaikan, terutama kasus-kasus lama, serta mengoptimalkan pemulihan kerugian negara melalui pelacakan dan penyitaan aset.
“Penanganan korupsi tidak boleh hanya menyasar kasus kecil seperti Dana Desa, tetapi juga harus berani menindak perkara dengan kerugian negara besar dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain penegakan hukum pidana, Kejaksaan di Kalimantan Timur juga diminta aktif mengawal proyek strategis nasional dan daerah agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Dukungan tersebut termasuk pendampingan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis melalui peran intelijen serta pertimbangan hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Jaksa Agung turut mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas ilegal di sektor kehutanan dan pertambangan, mengingat besarnya potensi sumber daya alam Kalimantan Timur yang rawan terhadap praktik perambahan tanpa izin.
Menutup arahannya, Jaksa Agung menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme aparatur Kejaksaan di tengah berbagai upaya pelemahan institusi oleh pihak-pihak yang terjerat kasus korupsi. Ia juga mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak untuk menyebarkan informasi positif serta menghindari konten yang dapat merusak marwah institusi.
“Seluruh pimpinan satuan kerja harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan publik dan mewujudkan keadilan hukum yang hakiki di Kalimantan Timur,” ucapnya
Fridolin Mh .
