![]()
Klikbangsa.com Bogor – Sebuah pohon palem berukuran besar tumbang dan menutup sebagian badan Jalan Ir. H. Juanda, tepat di jantung Kota Bogor, pada Minggu malam (21/7), sekitar pukul 20.20 WIB. Peristiwa ini terjadi tak jauh dari kawasan pedestrian utama yang sering dilalui warga, termasuk di depan pintu gerbang kantor Balai Kota Bogor.
Dahan besar dari pohon jenis pinang tersebut jatuh melintang, menutupi trotoar dan sebagian ruas jalan. Kejadian ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan pejalan kaki yang melintas di malam hari.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, situasi ini sempat membuat warga panik dan kesulitan melintas. Kamdal Satpol PP Kota Bogor yang pertama kali mengetahui kejadian langsung berupaya menghubungi Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim), namun tidak ada petugas yang piket saat itu.
Tak berselang lama, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor tiba di lokasi dan segera melakukan koordinasi. Tim Perumkim akhirnya hadir, didampingi oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membantu proses evakuasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung selama hampir dua jam,” ujar Jumadi, Koordinator Lapangan dari Perumkim bidang Pertamanan.
Tim gabungan menggunakan gergaji mesin dan alat manual untuk memotong dan membersihkan batang serta dahan pohon yang tumbang. Beruntung cuaca malam itu cerah, sehingga proses evakuasi dapat berlangsung cepat dan lancar.
Menurut Jumadi, pohon tersebut telah berdiri hampir 20 tahun dan seharusnya rutin dipantau kondisinya. Cuaca lembab disertai angin kencang diduga kuat menjadi pemicu tumbangnya dahan pohon.
“Ini jadi pengingat penting bagi kita semua, terutama dalam masa cuaca ekstrem. Pemeriksaan berkala akan kami intensifkan, khususnya untuk pohon-pohon besar di jalur ramai seperti ini,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bogor melalui dinas terkait berencana melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pepohonan besar yang berada di sepanjang jalur protokol. Masyarakat pun diimbau tetap waspada, terutama saat melintas di bawah pepohonan besar pada malam hari atau ketika cuaca tidak bersahabat.
Iwan Satria
