![]()
Klikbansga.com Bogor – Masalah sampah di Kota Bogor seolah menjadi cerita lama yang terus berulang tanpa solusi nyata. Meski Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor kembali menggelontorkan program pengadaan puluhan gerobak sampah di awal 2025, publik mempertanyakan efektivitas langkah tersebut.
DLH Kota Bogor, melalui Kepala Dinas Deni Wismanto, mengungkapkan bahwa gerobak-gerobak sampah tersebut akan didistribusikan ke wilayah-wilayah berdasarkan permintaan, mulai dari tingkat RW hingga RT. Program ini disebut sebagai bagian dari upaya “wilayah peduli sampah” dengan melibatkan kelurahan setempat.
Namun, di lapangan, tak sedikit warga yang pesimistis. “Setiap tahun ada saja program soal sampah, tapi jalanan tetap kotor. Gerobak baru bukan jaminan sampah teratasi,” ujar salah seorang warga Tanah Sareal yang enggan disebutkan namanya.
Rencananya, launching gerobak sampah akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Wali Kota Bogor. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan soal anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan gerobak tersebut, maupun sistem pengawasan terhadap distribusi dan pemanfaatannya.
“DLH memang bekerja keras, tapi kalau tidak didukung pengelolaan yang serius dan pengawasan ketat, ya kembali lagi, sekadar seremoni,” ujar pengamat kebijakan publik lokal kepada klikbangsa.com.
Kepala DLH Kota Bogor Deni Wismanto, dalam wawancara singkat di ruang kerjanya, hanya menyampaikan bahwa semua informasi terkait program ini terbuka untuk media. Namun belum ada keterangan resmi terkait target pengurangan sampah yang ingin dicapai.
Apakah program ini benar-benar menjadi solusi, atau justru hanya menambah deretan proyek yang tak menyentuh akar masalah? Warga Bogor tentu menunggu bukti, bukan sekadar slogan.
Iwan Satria
