![]()
Klikbangsa.com Jakarta Pusat – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu (6/7) hingga Senin (7/7) menyebabkan wilayah Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, tergenang banjir setinggi 50 hingga 90 cm. Banjir yang terjadi dua kali dalam sehari semalam itu menyulitkan warga dalam membersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah.
Sebagai respons cepat, petugas gabungan dari Kelurahan Karet Tengsin turun langsung membantu proses pembersihan rumah warga yang terdampak.
Lurah Karet Tengsin, M. Hari Ananda, menyebutkan bahwa banjir melanda 31 RT dari total delapan RW di wilayah tersebut. “Kami langsung bergerak melakukan mapping dan pembersihan di titik-titik terdampak. Fokus utama hari ini berada di RW 07, terutama di RT 11, 12, dan 13,” ujarnya, Senin (7/7).
Hari mengatakan, sekitar 50 petugas gabungan dikerahkan dari berbagai unsur, mulai dari PPSU, BPBD, Sudin Sosial, Satpol PP, hingga Gulkarmat yang melakukan penyemprotan air bersih. Sampah yang berhasil dikumpulkan pascabanjir mencapai 10 truk dan telah dikoordinasikan dengan Sudin Lingkungan Hidup untuk dibuang ke Bantargebang.
Untuk mengantisipasi banjir, beberapa titik pengungsian telah disiapkan, antara lain di Aula Masjid Al Muhajirin, Rusun Karet Tengsin, RPTRA Intiland Teduh, RPTRA Segas, serta pos-pos RW lainnya.
“Warga di sini sudah cukup siaga. Banyak rumah yang memang memiliki dua lantai untuk mengantisipasi banjir mendadak. Ketika hujan deras turun, kami langsung mengimbau warga untuk waspada dan bersiap,” jelas Hari.
Ia berharap curah hujan ke depan tidak lagi tinggi agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa tanpa khawatir terkena banjir. “Semoga kondisi cuaca segera membaik dan warga bisa kembali hidup dengan tenang,” pungkasnya.
Angelia Ms
