Spread the love

Loading

Klikbangsa.com (Jakarta) – Sejumlah Ruas Jalan Arteri Marunda Berlubang Dan Rusak Parah.Hal tersebut menjadi pertanyaan sejumlah publik terkait Kinerja Suku Dinas Bina Marga kota Administrasi Jakarta Utara.

Sesuai dengan Amanat Undang-undang-RepubIik Indonesia No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Jalan Raya. Pasal 24 Ayat (1). Penyelenggara jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki Jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Tidak hanya itu, hal tersebut menjadi kewajiban dan tanggung jawab pemerintah.Diatur di Pasal 238 Ayat (1).Pemerintah menyediakan dan atau memperbaiki pengaturan, sarana dan prasarana Lalu Lintas yang menjadi penyebab kecelakaan.

“Bahkan Salah satu janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, “transparansi pemerintahan sebelum terpilih menjadi orang namor satu di DKI Jakarta. Akankah janji tersebut terealisasi atau hanya isapan jempol semata ?

Plt Kepala Suku Dinas Bina Marga,
“Semua pekerjaan yang dianggarkan sudah sesuai dengan ketentuan maupun spesifikasi teknis yang dipersyaratkan,” tegasnya.

Hanya saja. Saat dipertanyakan sejumlah jalan yang nota bene, masih sangat layak, namun ternyata sudah dilakukan pemeliharaan seperti di Jalan Arteri Marunda menuju STIP dan BKT (Banjir Kanal Timur) rusak parah.

Hanya saja, saat dipertanyakan terkait sejumlah jalan arteri Marunda – STIP menuju BKT tidak dijawabnya.

Yang jadi pertanyaan adalah kenapa jalan Arteri Marunda menuju STIP hingga ke Banjir Kanal Timur (BKT) dibiarkan ?

“Lantas kemanakah anggaran pemeliharaan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara selama ini ?”

“Dan buat apa dibuat pekerjaan tambal sulam yang dikerjakan satgas (PJLP) hanya tambal sulam.

Akibat sejumlah ruas jalan rusak dan berlubang hampir tiap hari terjadi kecelakaan/ korban jiwa khususnya oleh pengguna kenderaan roda dua.

Sejumlah awak sopir mendesak Gubernur DKI, Pramono Anung turun ke lokasi jalan.

“Jangan cuman dibelakang meja Pak Gubernur, tolong turun langsung ke Jalan, ”tukas Asep (45) Tahun, saat diminta tanggapannya.

Tidak hanya itu, Iqbal mengaku warga Marunda Center, “akibat sejumlah jalan yang berlubang, kerap kali terjadi korban jiwa dan hampir tiap hari terjadi kecelakaan berlalu lintas disepanjang jalan Kanal Banjir Timur menuju jalan Arteri marunda menuju Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Jakarta Utara.

Dihari yang berbeda, Plt Kepala Suku Dinas Kota Administrasi Jakarta Utara, Siti Dinarweny tidak memberikan tanggapan.

Tidak hanya itu, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Budi Cahyono tidak berhasil dikonfirmasi bahkan Aplikasi WhatsApp miliknya di “blokir”.

(Parulian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *