![]()
Klikbangsa.com (Jakarta) – Kepala Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Timur Benhard Hutajulu tidak memberikan respon terkait kegiatan pekerjaan Trotoar dan Bangunan Pelengkap di jalan Pahlawan Revolusi kelurahan Pondok Bambu kota Administrasi Jakarta Timur yang dikerjakan oleh penyedia barang/ jasa PT. Dewimas Bahtera dan konsultan pengawasan dilapangan PT. Asia Juli Pradama.

Pasalnya, berdasarkan temuan dilapangan disinyalir kegiatan pemasangan u-ditch tidak menggunakan lantai Kerja dan termasuk tidak menggunakan Pagar Pengaman Proyek seperti Seng pengaman sepanjang kegiatan berlangsung.
Dan hal tersebut sudah dipertanyakan sesuai dengan No.Surat 0-285/DPP/LSM-GRACIA/Klarifikasi/VIII/2023 ditujukan kepada Kepala Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Timur, yang bersangkutan justru tidak memberikan respon.
Mestinya hal tersebut tidak terjadi karena sebelum menjadi PNS dan bahkan sebelum menjabat, yang bersangkutan sudah di sumpah dan digaji dari hasil pembayaran pajak yang dibayar oleh rakyat. Itu diatur di Peraturan Pemerintah No.94 Tahun 2021, namun sepertinya aturan tersebut hanya lips service semata,” tegas Hisar.
Dengan tidak diresponnya surat yang dilayangkan terkait kegiatan yang dipihak ketigakan hal tersebut semakin menambah deretan pejabat disinyalir tidak sesuai dengan yang diharapkan sebagai pelayan masyarat, namun justru sebaliknya.
Lantas dimanakah tanggung jawab moralnya, bukankah sudah menanda tangai pakta integritas,” tegas Ketua Umum LSM Gerakan Cinta Indonesia dengan geram.
Berdasarkan Investigasi dan Penelusuran di Jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Pondok Bambu Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur antara lain, sumber dana APBD Provinsi DKI Jakarta. Tahun Anggaran 2023 Waktu Pelaksanaan 135 Hari Kalender Nomor & Tanggal Kontrak 3571/PN.01.02 tgl 28 Juli 2023 Nomor &Tgl SPMK 3572/PN.01.02 tgl 28 Juli 2023, nilai kontrak Rp.3.900.684.000,00.
Pantauan di jalan.Pahlawan Revolusi Sisi Barat Jakarta Timur, Rabu (16/8/2023) siang hari, ternyata sejumlah pekerja tidak menggunakan Masker,Helm dan Rambu-rambu penagturan Lalu Lintas pada saat pekerjaan berlangsung, bukankah hal itu sudah dianggarkan ?
Untuk pekerjaan penggalian diduga tidak sesuai dengan elevasi cross section agar kemiringan lahan sesuai dengan yang dipersyaratkan.Dengan tujuan, apabila terdapat sampah yang jatuh pada saluran secara terus menerus maka akan mengakibatkan tumpukan sampah dan akan mengganggu aliran air dan efeknya akan terjadi penyumbatan.
Pada saat pemasangan u-udtch kami tidak melihat konsultan pengawasan berada dilapangan, akibatnya timbul pertanyaan, sejauh mana tupoksi konsultan pengawasan dilapangan padahal anggaran konsultan pengawasan cukup fantastik.
Hingga berita ini diturunkan, mantan Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Benhard Hutajulu belum memberikan tanggapan terkait kegiatan yang dilaksanakan PT.Dewimas Bahtera termasuk juga dengan konsultan pengawasan dilapangan PT.Asia Juli Pradama.
Hal yang sama juga dengan pelaksana PT. Dewimas Bahtera di jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Pondok Bambu Kota Administrasi Jakarta Timur juga tidak meresponnya.
(Parulian)
