![]()
klikbangsa.com Balige -Pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait kajian risiko bencana di Kabupaten Toba, Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, menyampaikan pentingnya pemahaman yang tepat dalam penanggulangan bencana.
Dalam diskusi yang berlangsung di Balige, Kapolres menegaskan bahwa alam tidak berada di pihak manusia maupun sebaliknya. Menurutnya, bencana bisa terjadi karena faktor alam maupun akibat kelalaian manusia.
“Yang tidak bisa kita kendalikan adalah alam itu sendiri. Jadi kita yang harus menyesuaikan diri dengan alam,” ujarnya di hadapan peserta FGD.
Kapolres juga menyoroti kesalahan umum dalam sistem penyelamatan korban bencana. Ia menilai bahwa selama ini penanganan cenderung lebih mengutamakan korban meninggal, sementara korban yang masih hidup membutuhkan pertolongan segera.
“Selama ini kita lebih fokus menangani yang mati, padahal pada waktu yang sama ada yang masih selamat dan butuh pertolongan. Seharusnya kita utamakan menolong yang selamat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, para pejabat dan tamu undangan yang hadir tampak mengikuti diskusi di meja panel, membahas berbagai strategi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat respons, koordinasi, serta penanganan dini terhadap potensi bencana di Kabupaten Toba.
Elvida MS
