![]()
klikbangsa.com Sulawesi Utara – Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP, memimpin langsung panen perdana cabai di Lahan Mako Baru Zona Bakamla Tengah, Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Sulawesi Utara, kemarin. Program ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Bakamla dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan kosong secara produktif.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr. Aqua Dwipayana, M.I.Kom., serta Letda Laut (E) Junaidi Eko S. selaku agrokonsultan. Pejabat Utama (PJU) Zona Bakamla Tengah dan personel Bakamla RI juga berpartisipasi, menunjukkan komitmen penuh terhadap program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Laksma Teguh Prasetya menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk konkret pelaksanaan instruksi Kepala Bakamla RI agar setiap lahan yang tersedia di lingkungan Bakamla dapat dimanfaatkan secara optimal guna memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kami menanam jagung, palawija, dan cabai keriting di lahan ini. Hari ini, kami melakukan panen perdana cabai keriting sebagai bukti nyata keseriusan kami dalam mendukung program strategis pemerintah,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan IKKT PWA Penghubung 04 Bakamla RI, Ny. Yuanita Irvansyah, serta Ketua Unit Pelaksana DWP Zona Tengah Bakamla RI, Ny. Dyah Teguh Prasetya, yang sebelumnya telah terlibat aktif dalam proses penanaman bibit cabai. Program ini sejalan dengan visi besar Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, di mana ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi utama dalam mencapai kemandirian nasional.
Panen perdana ini bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan langkah awal yang diharapkan mampu menciptakan dampak nyata bagi seluruh jajaran Bakamla RI serta masyarakat sekitar. Dengan keberhasilan ini, Zona Bakamla Tengah semakin mengukuhkan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan maritim, tetapi juga sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan bangsa.**
Dean Martin
