Spread the love

Loading

 

Klikbangsa.com  (Jakarta) – Pembangunan pembuatan reservoir komunal Marunda dilokasi Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Perumda air minum jaya ( PAM JAYA) patut dipertanyakan.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pembuatan reservoir komunal untuk atasi krisis air bersih di rumah susun Marunda ditargetkan rampung Agustus Tahun 2023. Saat ini reservoir komunal dirusun Marunda masih dikerjakan dan telah memasuki tahap penyelesaian. Melansir dari Kompas.com 20 Juli 2023.

Pasalnya, proyek pekerjaan pembuatan reservoir komunal rusun Marunda hingga saat ini belum kunjung selesai dan proses pekerjaan masih berlangsung hingga saat.

Menurut salah  satu  warga rusun Marunda mengatakan, melihat progress pekerjaan tersebut kemungkinan masih lama dan membutuhkan waktu dan belum bisa diprediksi, kapan selesainya pekerjaan pembuatan reservoir komunal tersebut.

“Lihat aja pekerjaannya, tampak masih mengerjakan tahap pembesian di dasar dan belum lagi nanti tahap pengecoran dan butuh waktu lama lagi, belum bisa memperkirakan kapan selesai pekerjaan penampungan airnya,” ucap Rahmat. Rabu (30/8/2023).

Pantauan dilokasi, kegiatan pembuatan reservoir komunal oleh pelaksana PT.Bone Mitra Abadadi, mestinya kegiatan tersebut harusnya sudah selesai akhir bulan Agustus atau awal September tahun 2023, namun pakta dilapangan pekerjaan tersebut masih jauh dari yang diharapkan.

Jumino selaku pengawas dilapangan mengatakan, bahwa pembuatan reservoir komunal untuk target dua (2) mestinya sudah selesai, namun dikarenakan kendala teknis dilapangan, akhirnya dipindahkan ke lokasi ini Jalan Marunda Makmur STIP Marunda.

Diperkirakan, molornya waktu pekerjaan hampir satu (1) bulan, hingga beberapa minggu kemudian belum ada kejelasan kegiatan yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

“Itupun sesudah tanggal 16 Juni 2023 baru dimulai tahap persiapan. Antara lain: (1). PT.Niko selaku pembebasan lahan terhadap sejumlah kios dilokasi (2).pembongkaran kios, (2). dan (3).pemasangan sheet pile dilokasi proyek tahap dua,”terang Jumino. Jumat (1/9/2023) tepat pukul 10:30 Wib.

Lebih lanjut dikatakan, “progrees pekerjaan reservoir (penampungan) untuk menyuplai air bersih ke rumah rusun Marunda pada tahap dua (2), diperkirakan sudah mencapai 60 s/d 70 % terhitung dengan material yang sudah tersedia dilokasi proyek walaupun belum terpasang, namun material sudah tersedia,” beber Jumino.
Saat dipertanyakan, kapan waktunya pekerjaan reservoir komunal selesai termasuk kegiatan di jalan Marunda?

Jumino tidak bisa memastikan kapan selesainya, namun dirinya mengaku selaku pengawas dilapangan sudah bekerja semaksimal mungkin,” ujar Jumino. Jumat.(1/9/2023).

Ketika dipertanyakan jumlah pekerja yang sedang bekerja saat itu. Jumat.(1/9/2023) dilapangan.

“Untuk jumlah pekerja saat ini sekitar 15 orang, untuk sementara waktu menunggu kedatangan pekerja dari lokasi lainnya dan nanti diperkirakan jumlahnya sekitar 35 orang,” ujarnya.

Hanya saja, ketika dipertanyakan siapa yang paling bertanggung jawab terkait pekerjaan reservoir komunal Marunda ?

Jumino tidak mengetahuinya, namun dikatakan bahwa leadernya Pak Ahmad dari PAM Jakarta Timur.

Lebih lanjut kata Jumino, akan menginformasikan langsung terkait kedatangan sejumlah media kelokasi proyek,” tutupnya, mengaku sebagai pekerja outsourcing dan berlatar belakang pendidikan SMK Jurusan Akuntansi.

Diwaktu yang berbeda, saat dipertanyakan terkait pelaksana PT.Bone Mitra Abadi, namun sangat disayang yang bersangkutan tidak berada ditempat, namun yang berhasil ditemuin dilokasi proyek hanya wakil pelaksana.

ketika dipertanyakan terkait progress pekerjaan saat ini, dirinya tidak bisa memberikan keterangan, dikarenakan dirinya masuk bukan dari awal pekerjaan, melainkan sudah dipertengahan pekerjaan berlangsung, akan tetapi dirinya berjanji akan menyampaikan kepada atasannya,”pungkas Jul.Jumat (1/9/2023) tepat pukul 10:48 Wib.
Pantauan dilokasi proyek, papan nama proyek PT.Bone Mitra Abadi sebagai pelaksana tidak mencantumkam sumber anggaran termasuk nilai kontrak anggarannya bahkan kontraknya juga tidak dicantumkan, kapan dimulai dan kapan berakhirnya waktu pelaksanaan.

Hal tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan dari sejumlah kalangan.

Kabelitas  PT  yang menerjakan proyek tersbut  apakah sudah memiliki sertifikasi  teknik lingkungan atau ahli lingkungan ? dimana  proyek tersebut menelan biaya yang besar  ,  untuk mensuplay air di wilayah marunda.

Tampak sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitasnya, diperkirakan sekitar 15 orang, ironisnya sejumlah pekerja tidak menggunakan masker dan sarung tangan. Hal tersebut diduga telah mengabaikan Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) seperti alat pelindung diri (APD) dan alat pelindung kerja (APK).

Disinyalir telah mengabaikan Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan sistim manajemen keselamatan dan kesehatan kerja maupun OHSAS 18001 standar internasional untuk penerapan sistem manajemen K3.

Tidak hanya itu, tidak ditemukan penggunaan rambu-rambu lalulintas dilokasi pekerjaan reservoir komunal Marunda. Antara lain: (a).marka Jalan (b).tidak ditemukan lampu penerangan disetiap sudut kegiatan dititik lokasi proyek reservoir komunal Marunda dan yang lainnya.

Melansir dari detiknews, Pj.Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono akan meresmikan 4 reservoir komunal bulan ini termasuk di Marunda Jakarta Utara. Sejumlah warga rusun Marunda berharap kegiatan tersebut cepat tuntas,” harap Herman selaku warga rusun Marunda.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PAM Jaya belum berhasil dikonfirmasi, termasuk PT.Bone Mitra Abadi selaku penyedia barang/jasa juga dengan konsultan pengawasnya. (Parulian/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *