Spread the love

Loading

Klikbangsa.com-Jakarta. Kejaksaan Agung Republik Indonesia menerima kunjungan kehormatan delegasi China University of Political Science and Law (CUPL) dalam rangka memperkuat kemitraan di bidang pendidikan dan penegakan hukum. Pertemuan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Prof. Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M. Dalam sambutannya, Jamdatun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Dewan Universitas CUPL, Jiang Zeting, beserta seluruh delegasi.

Menurutnya, CUPL merupakan salah satu institusi pendidikan hukum terkemuka di Tiongkok yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan sistem hukum modern. Ia juga mengapresiasi inisiatif CUPL dalam memperluas kerja sama di kawasan ASEAN melalui China-ASEAN Alliance for Exchange and Mutual Learning on Rule of Law Civilization.

“Kami menyambut baik berbagai gagasan kerja sama, termasuk pelatihan bersama bagi jaksa serta pengembangan kajian di bidang anti-korupsi, hukum lingkungan, kejahatan transnasional, hingga bantuan hukum timbal balik,” ujar Jamdatun.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana pembentukan China-Indonesia Investment and Rule of Law Research Center. Kejaksaan Agung mendorong Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa untuk menjadi tuan rumah sekaligus mitra akademis dalam pengembangan pusat riset tersebut.

STIH Adhyaksa dinilai memiliki kapasitas kuat dalam mengintegrasikan teori dan praktik penegakan hukum, khususnya dalam kajian hukum investasi, risiko hukum lintas batas, serta kepatuhan korporasi.

Sejalan dengan itu, STIH Adhyaksa telah membentuk pusat kajian Legal, Cultural, and Investment Studies for Indonesia-China (LCIC) yang diharapkan menjadi wadah kolaborasi riset antara Indonesia dan Tiongkok.

Sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia, Kejaksaan Agung juga menyampaikan aspirasi dua akademisi muda STIH Adhyaksa, Adilla Meytiara Intan dan Adery Ardhan Saputro, yang berminat melanjutkan studi doktoral (S3) di CUPL dalam bidang hukum internasional.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret sebagai fondasi kemitraan jangka panjang dalam memperkuat supremasi hukum di kawasan Asia dan ASEAN.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung Muhammad Yusfidli A, S.H., M.H., LL.M. Sementara dari pihak CUPL hadir sejumlah pejabat, antara lain Zhang Wei (Dean School of International Education), Wu Hongyao (Executive Director Hainan International School), He Qihao (Deputy Director China-America Law Institute), dan LYU Yong (Director Office of International Cooperation and Exchange).

Dari pihak STIH Adhyaksa, hadir Ketua STIH Adhyaksa Assoc. Prof. Hasbullah, S.H., M.H., CIIQA, serta Adery Ardhan Saputro, S.H., LL.M.

Fridolin Situmorang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *