Spread the love

Loading


Klikbangsa.com-Kutai Barat. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Assoc. Prof. Dr. Supardi, SH, MH, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalitas jaksa saat melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Barong Tongkok, Kutai Barat.

Didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus Haedar, SH, MH, Asisten Pidana Militer Kolonel Laut (H) Joko Sutikno, serta Kabag TU Anton Laranono, SH, MH, Kajati Kaltim disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Yon Yuviarso, SH, MH.

Dalam arahannya, Supardi menekankan agar seluruh jajaran Korps Adhyaksa menjaga sikap dan perilaku, serta menjauhi perbuatan yang berpotensi mencoreng nama baik institusi, diri sendiri, maupun keluarga. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dirawat melalui integritas dan kinerja yang berlandaskan etika.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memantapkan kesiapan menghadapi pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang mulai berlaku 2 Januari 2026. Kajati menilai, perubahan regulasi ini menuntut kesiapan mental, kompetensi, dan pemahaman yang komprehensif dari seluruh aparat penegak hukum.

“KUHP baru adalah momentum penting. Ini bukan sekadar pergantian pasal, tetapi perubahan paradigma menuju keadilan yang lebih manusiawi,” tegas Supardi.

Ia menjelaskan, KUHP Nasional yang disahkan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mengedepankan nilai budaya hukum Indonesia, konsep living law, kearifan lokal, serta pendekatan keadilan restoratif dengan orientasi pemulihan, bukan semata pembalasan.

Supardi menambahkan, pembaruan KUHP dan KUHAP yang berlandaskan Pancasila dan dinamika masyarakat modern akan berdampak signifikan terhadap tugas, fungsi, dan kewenangan Kejaksaan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Kejaksaan di daerah bersiap sejak dini agar mampu menjalankan penegakan hukum yang adaptif, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Fridolin MH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *